Jl Pesantren no 02 Citangkolo Kujangsari Langensari Kota Banjar Jawa Barat
Telp. 0265 2730505 e-Mail : smpalazharbanjar@gmail.com

Senin, 22 Januari 2018

Agar gadget tak berdampak buruk pada anak, orangtua perlu menerapkan sejumlah aturan

Agar gadget tak berdampak buruk pada anak, orangtua perlu menerapkan sejumlah aturan

Penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi trend masa kini. Dari awal membuka mata di pagi hari sampai menutup mata saat malam hari tidaklah terlepas dari perangkat canggih ini. Bisa dikatakan jika gadget itu seperti salah satu kebutuhan pokok kita.

Salah satu mengapa gadget digemari oleh berbagai kalangan adalah game online & jejaring sosial. Aplikasi - aplikasi di smartphone atau ponsel pintar pun juga turut menjadi alasan mengapa orang betah dengan gadgetnya sendiri. Tidaklah terkecuali dengan anak-anak dan remaja.

Wajarlah jika mereka ingin gadget karena mereka merasa terbantu dengan adanya gadget, diharapkan bisa menambah sifat hakikinya yaitu rasa ingin tahu. Kalau anak mulai gelisah bila beberapa jam saja tidak memainkangadget, hal ini bisa menjadi petanda jika si anak kecanduan gadget.. Celakanya lagi, saat memanfaatkan gadget, anak dituntut berkonsentrasi penuh sehingga ia seolah tidak peduli dengan lingkungan terdekat atau sekitarnya. Agar gadget tak berdampak buruk pada anak, orangtua perlu menerapkan sejumlah aturan.

1. Berikan batas penggunaan gadget
Untuk masa prasekolah setidaknya anak diberi kesempatan bermain gadgetnya dengan tenggang waktu 15-30 menit, karena rentang konsentrasi anak masih pendek. Jangan memberikan kesempatan lebih dari 30 menit. Terapkan dengan konsisten. Bila orangtua mudah mengalah oleh bujuk rayu anak, maka anak akan terus memperdaya orangtuanya agar main gadget tanpa batasan waktu.

2. Arahkan dan jelaskan tentang penggunaan gadget pada anak
Sampaikan bahwa gadget bermanfaat untuk mempermudah kerja dan lebih praktis. Saat sedang bepergian, misalnya, kita bisa membaca berita lewat tablet. Untuk itu, pemanfaatnya pun harus bijaksana. Jangan akhirnya, waktu kita banyak tersita oleh gadget daripada interaksi dengan orang-orang yang ada di sekitar.

3. Pahami ragam permainan yang ada di perangkat gadget. 
Tidak semua permainan atau games baik dan aman untuk anak. Ada banyak unsur negatif seperti kekerasan, perilaku atau kata-kata kasar, dan lainya. Untuk itu, alangkah baik bila orangtua mencoba dan melakukan pengamatan terlebih dahulu sebelum memberikan izin kepada anak untuk bermain.

4. Dampingi anak saat menggunakan gadget.
Sebisa mungkin, dampingi anak ketika menggunakan gadgetnya, sehingga orangtua dapat mengawasi dan memberikan penjelasan bila ada hal-hal yang tidak dipahami oleh anak.

5. Tempatkan gadget di luar kamar tidur. 
Jangan sesekali member kesempatan anak untuk bermain gadgetnya di dalam kamar, karena anak akan bermain gadget secara berlebihan. Sebaiknya tempatkan perangkat elektronik di ruang keluarga. Sehingga orangtua atau orang dewasa dapat mengawasi permainan yang dipilih prasekolah serta durasi waktu bermainnya

6. Berikan teladan bagi anak
Jadilah teladan terdepan dalam memanfaatkan gadget secara bijak. Jangan sampai orangtua melarang anak berlama-lama bermaingame, tapi orangtua sendiri asyik menggunakan ponsel pintar. Kalau bisa, matikan smartphone saat berada di rumah, jalin interaksi dengan anak dan keluarga di rumah.
 
Back To Top